salju

Diberdayakan oleh Blogger.

About us

RSS

Makanan Khas Sulawesi



Gorontalo

Binte Biluhuta
Binte Biluhuta adalah makanan khas Gorontalo. Makanan ini biasa juga disebut dengan milu siram, karena terbuat dari milu (bahasa setempat berarti jajung).Makanan ini terbuat dari jagung manis pipilan ini bisa kita dapatkan di mana-mana di Gorontalo. Berdasarkan tradisi makanan khas inilah sehingga Gubernur pertama Gorontalo, Fadel Muhammad mengembangkan budidaya jagung di daerah ini. Makanan ini terbuat dari jagung, udang, kelapa setengah tua, belimbing sayur, daun bawang, daun kemangi, bawang merah, jeruk nipis.
Kue kerawang
kue khas gorontalo ini merupakan kue yang lain dari pada yang lain.dimana pengerjaannya memerlukan ketekunan dan ketelitian yang tinggi sehingga diperoleh kue yang bercitarasa yang tinggi pula.selain bercitarasa yang tinggi.kue ini juga dapat dikatakan kue yang eksklusive.selain sebagai makanan konsumsi keluarga di masa hari2 besar keagamaan seperti Lebaran.kue ini juga bisa dijadikan bingkisan atau kado ucapan yang berkelas pula.kue ini juga bisa menaikkan gengsi anda diantara teman sejawat anda.
Ayam Iloni
Meskipun Gorontalo merupakan daerah penghasil jagung, bukan berarti makanan khasnya akan melulu berbahan dasar jagung. Ayam Iloni adalah salah satu makanan khas tersebut. Dilihat dari bentuknya, Ayam Iloni ini tidak berbeda dengan ayam bakar pada umumnya Ayam Iloni dimasak dengan menggunakan racikan bumbu rempah ( bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, dan lain lain ) untuk kemudian dimasak menggunakan santan dan dipanggang. Perbedaan cara mengolah dan bumbu yang dipakai itulah yang membedakan ayam Iloni dengan ayam bakar/panggang pada umumnya.
Sashimi Tuna
Sashimi memang bukan makanan khas dari Gorontalo, karena sashimi adalah makanan khas Jepang. Mengapa penulis memasukkannya sebagai makanan khas Gorontalo? Karena, Gorontalo merupakan salah satu daerah penghasil ikan tuna  di Indonesia. Ikan tuna yang dihasilkan di laut sekitar Gorontalo bisa seberat 50-60 kg per ekornya. Di beberapa warung seafood dekat pelabuhan Gorontalo sudah menyediakan menu ini. Tapi jangan harapkan kelengkapan makan sashimi seperti kecap shoyu, wasabi atau cabe bubuk seperti yang kita temui di restoran Jepang di Jakarta. Sashimi di Gorontalo disajikan hanya dengan sambal dabu-dabu, sehingga memberikan cita rasa yang berbeda. Para penikmat sashimi wajib mencoba sashimi tuna campur dengan sambal dabu-dabu ini.
Sabongi
Kue Sabongi, tentu saja bukan hal yang asing bagi masyarakat Gorontalo, sebab kue ini merupakan salah satu warisan nenek moyang masyarakat Gorontalo sejak dahulu kala. Dot Gorontalo belum bisa menuliskkan sabongi pengertiannya apa, tetapi yang jelas jenis kue tradisional ini telah ada sejak zaman raja-raja Gorontalo hingga saat ini. Bagaimana sejarah pemberian nama sabongi itu sendiri dan juga cara membuatnya, mungkin akan dibahas di posting selanjutnya. Satu hal yang mungkin sangat menarik dari kue tradisional sabongi ini adalah cita rasanya yang khas kedaerahan. Meski berbahan dasar pisang dan singkong, kue sabongi sendiri memberikan kenikmatan tersendiri, tidak heran masyarakat Gorontalo sangat menyukai jenis kue ini. Selain itu, cara membuatnya pun sangat mudah, tidak membutuhkan waktu yang lama, bahkan bisa dilakukan oleh siapa saja.
Sulawesi selatan

Golla Kambu
Masyarakat pesisir yang ada di Lingkungan Labuan, Kelurahan Mosso, Kecamatan Senadan, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat saat ini mengembangkan wisata kuliner dengan menyajikan makanan tradisional. Masyarakat pesisir yang berjarak 135 kilometer dari ibukota Mamuju, telah mengembangkan wisata kuliner di sepanjang jalur Trans Sulawesi. Senin, di lingkungan Labuan, di lokasi itu terlihat masyarakatnya menawarkan obyek wisata dengan menyajikan menu tradisional yakni ikan terbang yang diasap dengan makanan khasnya "Jepa" salah satu jenis makanan dari tanaman umbi-umbian yang diolah menjadi makanan siap saji. Makanan tradisional Mandar yang dikembangkan oleh masyarakat pesisir itu sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir dan bahkan telah menuai hasil karena mampu menyerap tenaga kerja hingga ratusan orang.

Coto Makassar
Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan "burasa". Saat ini Coto Mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran. Dan direncanakan mulai bulan November 2008 Coto Makassar akan menjadi salah satu menu pada penerbangan domestik Garuda Indonesia dari dan ke Makassar. Makanan ini mirip dengan sop sodara.
Sup Konro
Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar.Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah, akan tetapi kini terdapat variasi kering yang disebut "Konro bakar" yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro.
Mie Titi
 MieTiti sudah jadi hidangan kuliner khas Makassar. Tapi, tahu tidak, masakan mi kering yang bakar dan dilengkapi kuah berbumbu kental itu,ternyata bukan nama mie, seperti mie kuah, mie bakso, atau mi goreng. Titi sebenarnya adalah sapaan akrab mendiang Angko Tjao, ayah dari Freddy Koheng, pemilik usaha mi Titi di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Titi pun bukan sebutan orang atau nama diri. Dalam bahasa Tionghoa, Titi berarti adik laki-laki. 
Es Pallu Butung 
Es Pallu Butung adalah salah sattu makanan khas Makassar. Sebenarnya Es Pallu Butung hampir mirip dengan es pisang ijo. Perbedaannya terletak pada bungkusan adonan kulit warna hijau baru dikukus.Bagi Anda yang tidak sempat membuat adonan tersebut, mungkin Es Pallu Butung bisa jadi alternatif, tentu rasanya juga sangat enak, segar dan nikmat. Es Pallu Butung terbuat dari pisang yang sudah dipotong-potong, dimasak dengan santan yang diberi tepung terigu, gula pasir, vanili, serta sedikit garam dan disajikan dengan es serut dan sirop merah.
Es pisang ijo
Pisang ijo atau Es pisang ijo, adalah sejenis makanan khas di Sulawesi Selatan, utamanya di kota Makassar yang terbuat dari bahan utama berupa pisang ijo. Pisang ijo berupa pisang yang dibalut dengan adonan tepung yang berwarna hijau dan cara memasaknya dengan mengkukus di sebuah dandang. Tepung berwarna dibuat dari tepung, air, pewarna hijau atau air daun suji dan air daun pandan. 

Kue Putu Cangkiri
Kue putu cangkiri atau putu cangkir adalah kue khas Makassar yang merupakan jajanan murah meriah tapi enak, kue ini di buat dari tepung ketan bercampur gula merah atau gula putih gula ini  sekaligus sebagai bahan pewarna, jika putunya berwarna merah maka berarti pemanisnya dari gula merah dan jika kue i tu berwarna putih berarti pemanisnya adalah gula pasir. Bagian tengah kue ini berisi kelapa parut yang agak muda sehingga dijamin gurih. Cara memasak kue ini sama dengan kue putu lainnya yaitu di kukus dalam waktu cepat memakai cetakan yang berbentuk seperti tutup cangkir mungkin nama kue ini berasal dari tutup cangkir sehingga disebut putu cangkiri. 

Kue Jalangkote 
Jalangkote merupakan makanan khas dari Kota Makassar, berbentuk mirip kue pastel. Agar hasilnya renyah dan tidak keras, waktu membuat adonan kulitnya jangan terlalu banyak diuli dan harus tipis. Untuk jelasnya simak resep Jalangkote untuk 10 buah berikut ini. 

                             Sulawesi Utara

Ayam Garo Rica
Ayam garo rica adalah makanan ciri khas dari daerah manado. Bisa dibuat dengan menggunakan bahan ayam ataupun bebek. Rasanya seperti yang sudah kita duga, pedas sekali. Uenak jika dimakan dengan nasi yang masih panas.
Paniki
Paniki adalah makanan yang berasal dari Sulawesi Utara yang dibuat dari daging kelelawar (paniki). Sebelum diolah menjadi masakan, biasanya kelelawar terlebih dahulu dibakar untuk menghilangkan bulu-bulu halusnya, kemudian dimasak dengan bumbu santan .
Tinutuan
Tinutuan atau Bubur Manado adalah makanan khas Indonesia dari Manado, Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa, Sulawesi Utara. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta berbagai pelengkap hidangannya. 
Klappertaart
Klappertaart di Indonesia dikenal sebagai kue khas Manado dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Resep adonan tersebut merupakan pengaruh saat zaman pendudukan Belanda di Manado. Terdapat beberapa macam cara memasak klappertaart. Bila dipanggang dan menggunakan roti, maka akan menghasilkan klappertaart dalam bentuk yang padat, bisa dipotong layaknya kue taart pada umumnya. Tetapi ada juga cara memasak yang tidak panggang. Ini akan menghasilkan tekstur yang begitu lembut, seperti memakan custard yang langsung meleleh begitu masuk ke mulut. Kue ini paling nikmat bila disantap dalam keadaan dingin jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama di luar pendingin. Klappertaart termasuk kue yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Ada pengusaha klappertaart yang mencari campuran adonan yang lebih rendah jumlah kandungan kalorinya. Beberapa jenis klappertart menggunakan lemak rendah kalori, susu kalsium tinggi dan pemanis rendah kalori sebagai campuran adonannya menggantikan susu dan gula yang pada umumnya digunakan, sehingga menjadikan kue ini berkurang jumlah kalorinya. Klappertaart Rendah Kalori memang sengaja dibuat agar orang-orang yang sedang diet bisa menikmati kue lezat ini.
Panada
Panada adalah salah satu kue khas Manado yang populer selain klappertaart. Ada yang mengatakan kue ini merupakan pengaruh kuliner Belanda, namun ada juga yang mengatakan pengaruh kuliner Portugis karena bentuknya yang mirip kue pastel. Kue ini berupa kue pastel yang diisi dengan ikan laut cakalang dibumbu panpis. Bumbu panpis adalah ikan cakalang dimasak dengan bawang merah, daun jeruk, kemangi, cabe merah, daun bawang, sedangkan ikannya disuir kecil-kecil. Pembuatan panada terdiri atas bahan dan isi, kemudian digoreng dalam minyak hangat.



Sulawesi Tengah



Sup Ikan Jantung Pisang
Sup Ikan Jantung Pisang adalah makanan khas sulawesi tengah, Tepatnya di kota Palu. Makanan dengan cita rasa yang asam pedas yang segar ini, menggunakan ikan kakap sebagai bahan utama.

Ikan Bakar Khas Palu
Ikan Bakar Khas Palu sensasinya jangan pernah dilewatkan kawan! Demi apa kelezatannya tak tertandingi dengan ikan bakar dimanapun. Karena kota palu dikelilingi oleh lautan, maka hasil lautnya pun berlimpah salah satunya ikan bakar khas palu ini. 

Uta Kelo
Uta Kelo atau biasa disebut juga sayur kelor adalah salah satu makanan khas Kaili, suku yang dominan di Kota Palu. Bahan utama dari makanan ini yaitu daun kelor, santan, biasanya juga ditambah potongan ikan dan pisang, rasanya? Uuueeennaakk tenan! Penasaran? Berkunjunglah ke Kota Palu dan rasakan sendiri nikmatnya!

Palumara
Palumara yaitu sayur ikan dengan kuah asam yang kental, berwarna kuning, dan lumayan berminyak. Paling enak disantap saat panas, biasanya palumara jadi makanan berat pada saat berbuka puasa. Tidak sulit untuk memdapatkan makanan ini karena banyak dijadikan menu dirumah-rumah makan yang ada di sulawesi tengah. Selamat mencoba!

Uta dada
Uta Dada sejenis opor yang berkuah santan dengan berbahan Ikan atau ayam. Makanan ini masih sering menjadi masakan favorit para ibu di kota Palu apalagi pada saat liburan dan acara-acara besar keagamaan.
 
                                  Sulawesi Tenggara

Sate pokea
Sate pokea memang hanya ada di kendari. Mungkin didaerah lain juga ada, tapi yang pasti bukan pokea namanya. Menurut pengamatan saya, makanan yang satu ini lebih banyak dijajakan di jalanan ketimbang di rumah makan ataupun restoran Sate pokea sering dibawa keliling oleh penjualanya. Kebanyakan yang menjual juga masih tergolong anak-anak sembari teriak “sate pokea” teriakan ini membawa khas makanan ini untuk menggoda selera setiap orang yang mendengarnya. Bahan utamanya dari sungai pohara yang bernama Pokea. Pokea adalah jenis keong yang banyak hidup di sungai pohara. Selain itu bumbu yang digunakan dari kacang serasa pas dan serasi untuk memanjakan lidah.
  
Sinonggi
Sinonggi adalah salah satu makanan khas daerah kota kendari Sulawesi tenggara, kalau dari papan nama Rumah Makannya sih ditulis Makanan Khas Tolaki (salah satu suku di SulTra). Berbahan baku Sagu yang disiram air mendidih, trus cara makannya dicampur dengan kuah sayur, sayurannya ada bayam, kangkung, terong kecil, dan biar tambah nyummny disiram lagi dengan kuah ikan yang dimasak.

Sate Tambulinas
Biasanya kita menikmati sate yang disajikan dengan bumbu yang terpisah. Namun masyarakat Sulawesi Tenggara memadukan racikan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit serta jahe untuk meresap ke dalam potongan dadu daging sapi. Ditambah aroma jeruk nipis, Sate Tambulinas menjadi sajian sate yang berbeda dengan rasa pedas yang menyegarkan.

Kasoami
Sebutan itu bagi sebagian besar masyarakat di Sulawesi Tenggara sudah tidak asing. Kasoami (soami) adalah makanan khas sulawesi tenggara yang terbuat dari ubi. Proses pembuatannya bagi sudah terbiasa tentu tidak sulit. Tapi bagi pemula tentu memerlukan kesabaran dalam proses pembuatannya. Kasoami sangat enak bila dinikmati dengan ikan asin. Cara membuatnya yakni ubi yang sudah dibersihkan diparut. Setelah itu ubi diperas. Biasanya proses ini memerlukan peralatan khusus untuk memerasnya. Peralatan ini intinya berfungsi untuk bagaimana agar ubi yang diperas itu cepat kering. Setelah dipastikan ubi sudah kering maka proses berikutnya adalah pekerjaan pengukusan. Media pengukusan biasanya terbuat dari daun kelapa yang sudah dianyam dan berbentuk topi (piramida).

Kabuto
Kabuto adalah makanan khas Masyarakat Muna dan Buton Kepulauan di Sulawesi Tenggara yang tergolong unik. Dan bukannya saudara kembar naruto,hehehe.. Dikatakan unik lantaran bahan dasar menu makanan yang mirip bahasa jepang itu adalah ubi kayu atau singkong yang telah dikeringkan dan dibiarkan berjamur. Semakin lama disimpan dalam keadaan kering maka akan makin enak rasa dan aroma makanan ini kala disantap. Apalagi bila dicampur kelapa parut dan ditambah menu ikan asin goreng sebagai lauknya.. tambah mantap.

Lapa-Lapa
lapa-lapa adalah makanan khas sulawesi tenggara, lapa-lapa mempunyai rasa yang guri dan enak, apalagi dikonsumsi dengan ikan kaholeonarore (ikan asin) semakin menambah selerah makan. kuliner ini jika di jawa mungkin lebih di kenal dengan lepet / lepat,tetapai cara memasak lapa-lapa berbeda dengan lepet/ lepat karena jika lapa-lapa berasnya dimasak bersama-sama santan, sampai setengah matang lalu diangkat. Kemudian didinginkan, dan selanjutnya dibungkus dengan bale (janur). Setelah itu direbus kembali sampai matang. Supaya rasanya lebih guri, lapa-lapanya dikukus agak lama.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

3 komentar:

Meissy, Mery, Yindy & Yola mengatakan...

laper liatnya yak.... xD

rahmat mat mengatakan...

kalo tempat saya namanya "bedok" dan hampir setiap hari saya nyari di sungai...heheheheheh
lokasinya si di purworejo ,jawa tengah

sumtiah nur mengatakan...

very very delicious ... mmm.....

Poskan Komentar